9/17/2008
Cinintya - Learn to manage herself
..not to be a better person.. ..just want to be more peacefull inside..
..not to be a better person.. ..just want to be more peacefull inside..
9/13/2008
7/31/2007
Lari
Yang paling enak setelah lari adalah saat panas tubuh menguap ke udara bersama leleran keringat, diiringi degup jantung yang menderu, suara kehidupan... merasa kembali hidup.. bahwa saya punya kehidupan yang mesti saya jalani, bahwa saya punya jiwa yang mesti saya nafkahi, bahwa saya mengada di dunia ini.
7/26/2007
Mulut Harimau
apa yang bisa aku perbuat untuk lisan yang tak terjaga?
yang tinggal cuma penyesalan dan berharap hari itu g pernah ada....
yang tinggal cuma penyesalan dan berharap hari itu g pernah ada....
7/19/2007
Cerita dari Kaca Jendela
Desember tahun lalu aku berkenalan dengan pohon besar di belakang kantin. Entah siapa namanya. Pokoknya bungkuk menaungi. Daunnya rimbun hijau tua. Aku bayangkan kumpulan daun-daun yang teduh itu menaungi tanah lapang di bawahnya. Gerak-geriknya dibuai angin menyejukkan.
Udara bulan Maret membuat lebih banyak daun menguning, Bulan-bulan berikutnya lebih banyak lagi yang berwarna coklat, daun-daun mulai banyak berguguran. Dan kemudian meranggas gersang...
Hari ini aku pandangi lagi pohon besar sahabat jauhku itu dari kaca jendela. Sejumput daun-daun muda terlihat bergelayutan di atas. Hijau muda cerah ceria. Menari riang antara ranting-ranting ramping. Aaa... Hidup baru mulai kembali...
Dan aku tepekur iri. Masih diam di titik yang sama, memandangi komputer termenung-menung... Pikiran kosong, cuma bisa memandang sahabat jauhku itu dari titik ini. Iri pada perkembangannya, iri pada kehidupan yang tumbuh kembali padanya.
Dan aku masih di titik ini, menggenapi detik-detik jam di dinding sebelah sana. Mulai lelah... Apa artinya jam berlalu tanpa gairah?
Udara bulan Maret membuat lebih banyak daun menguning, Bulan-bulan berikutnya lebih banyak lagi yang berwarna coklat, daun-daun mulai banyak berguguran. Dan kemudian meranggas gersang...
Hari ini aku pandangi lagi pohon besar sahabat jauhku itu dari kaca jendela. Sejumput daun-daun muda terlihat bergelayutan di atas. Hijau muda cerah ceria. Menari riang antara ranting-ranting ramping. Aaa... Hidup baru mulai kembali...
Dan aku tepekur iri. Masih diam di titik yang sama, memandangi komputer termenung-menung... Pikiran kosong, cuma bisa memandang sahabat jauhku itu dari titik ini. Iri pada perkembangannya, iri pada kehidupan yang tumbuh kembali padanya.
Dan aku masih di titik ini, menggenapi detik-detik jam di dinding sebelah sana. Mulai lelah... Apa artinya jam berlalu tanpa gairah?
6/22/2007
Entah kata atau kecup apa lagi yang bisa bicara betapa aku begitu mencintaimu
selalu rindu bau tubuh dan kehangatanmu...
rindu duduk diam ada di samping mu..
ingin dunia berhenti dan tetap seperti itu adanya.. sampai maut memanggil jiwa yang buncah oleh cinta
selalu rindu bau tubuh dan kehangatanmu...
rindu duduk diam ada di samping mu..
ingin dunia berhenti dan tetap seperti itu adanya.. sampai maut memanggil jiwa yang buncah oleh cinta
5/07/2007
hari ini kegalauan menguar di udara. gundah gelisah. hati-hati yang risau masalahnya sendiri-sendiri.
3/13/2007
Kawinan
Diujung gang... darderdordarderdor...bunyi mercon bejibun. pekak telinga gw sampe. tp yang paling seru pas pantun2n dan berantem-beranteman. lebih seru lagi kalo berantem beneran. hehehehe... eh iya ada juga shalawat, aduh merdu banget suaranya...

Akadnya diselengarain di taman ditengah perumnas (temen gw dan calon istrinya tinggal di perumnas Depok I). indah banget jadi kaya pesta taman. Pas akad nikah, calon istrinya g keliatan sampe ijab qobul. gw yang belum pernah ngeliat jadi g tau deh ya mana dan di mana tuh calon mempelai. cuma emaknya yang sesegukkan sedih banget ngelepas anaknya nikah. Ternyata dia ngumpet di ruang sebelah taman yang biasa di pakai buat rapat. Aduh cantiknya.. beruntung banget temen gw itu..
Akadnya diselengarain di taman ditengah perumnas (temen gw dan calon istrinya tinggal di perumnas Depok I). indah banget jadi kaya pesta taman. Pas akad nikah, calon istrinya g keliatan sampe ijab qobul. gw yang belum pernah ngeliat jadi g tau deh ya mana dan di mana tuh calon mempelai. cuma emaknya yang sesegukkan sedih banget ngelepas anaknya nikah. Ternyata dia ngumpet di ruang sebelah taman yang biasa di pakai buat rapat. Aduh cantiknya.. beruntung banget temen gw itu..
Emang cuma acara kaya gini yang bisa bikin gw ma temen-temen SMP ex 3.4 bisa ketemuan. Muka-muka mereka masih kaya dulu.. cuma emang umur g bisa ngebohongin... udah tambah melar ke samping aja semua. kecuali di iwan yang masih singset dan jangkung. Aduh.. jadi inget masih imut dulu.. banyakan malu-maluinnya dari pada malu-malu kaya sekarang... hehehe...
mudah-mudahan bisa ketemu lagi ya.... :)
Subscribe to:
Posts (Atom)